Hijrah dari Mojokerto menuju Yogyakarta, ia mengepakkan kecintaannya terhadap handmade di kota gudeg. Dengan menggunakan bahan kaos kaki, beragam karya unik dan menarik dibuat oleh ibu muda nan hebring yang satu ini. Yap, ini bukan sulap bukan sihir, abrakadara, ini Nay Gadabra!
Wah,
sepertinya karya-karyanya banyak banget nih genrenya, hehehe… Mbak Lia bikin
apa aja, nih?
Sebenarnya fokus di
bahan kaos kaki, seperti sockdoll, gantungan kunci kaos kaki, gantungan kaca
mobil, tirai, kalung, yang semuanya berbahan dasar kaos kaki Kalau aksesoris seperti
kalung, gelang dan bros cuma produk pendukung aja.
Apa,
sih, yang membuat Mbak Lia tertarik dengan handmade?
Handmade itu sesuatu
yang eksklusif, spesial, dan limited... Handmade dibuat dengan penuh cinta dan
kasih.
Nay
Gadabra sendiri sudah sejak kapan berdiri? Apa yang melandasi Mbak Lia membuat
Nay Gadabra?
Nay Gadabra ada sejak
januari 2011. Kalau untuk nama Nay
gadabra sendiri, “Nay” diambil dari nama anak kami Nayla dan “Gadabra” adalah
plesetan dari abrakadabra. Diharapkan usaha ini membawa suatu keajaiban,
menyulap sesuatu yang biasa menjadi luar biasa, hehe…
Ngomongin
dikit tentang Yogyakarta. Sebagai salah satu kota yang menjadi poros gerakan
handmade, Mbak Lia melihat aura berkesenian di Yogyakarya seperti apa? Ceritain
dikit dong, hehe…
Kalau aura berkesenian
di Yogyakarta, sih, emang terasa kental banget. Yogyakarta itu asik, asal kita
mau kreatif dikit aja apapun pasti bisa dijual. Mungkin karena kentalnya itu
juga aku bisa berkarya bikin produk-produk Nay karena di sekelilingku juga
bertebaran produk handmade yang dapat memacu kreatifitas tiap orang.
Oh,
ya. Mbak Lia sendiri punya cita-cita seperti apa, sih, dengan Nay Gadabranya?
Cita-citanya Nay
Gadabra jadi brand handmade lokal yang disamping memiliki produk yang unik juga
kualitas yang bagus dan pengen punya shop sendiri untuk majang produk Nay serta
untuk majang karya handmade teman-teman yg lain.
Gimana
Mbak Lia memandang handmade sebagai suatu bentuk usaha yang menjanjikan?
Apapun usahanya baik itu handmade, kuliner, furniture atau lainnya kalo
dijalanin dengan sungguh-sungguh dan serius pasti menjanjikan...
Kesan paling dalam yang
Mbak Lia dapatkan selama berkarya dengan Nay Gadabranya?
Kesannya menyenangkan
karena selalu berpikir membuat sesuatu yang baru, berusaha membuat desain
produk yang baru lagi.
Twitter: @naygadabra




Tidak ada komentar:
Posting Komentar