Ragu terhadap karya sendiri tidaklah selalu menjadi hal buruk. Bagi Ika, meragukan tingkat kekerenan karyanya adalah penyemangat yang selalu memberikan motivasi untuk tak berhenti menghasilkan karya-karya handmade nan memukau. Lahir dari hobi, I Hope Craft adalah semangat tak pernah padam yang dimiliki oleh seorang crafter pecinta gambar-menggambar dan jahit-menjahit.
Apa
aja, nih, karya-karya yang dibuat Mbak Ika dengan I Hope Craft-nya?
Untuk yang sudah jalan saat ini, aku membuat berbagai printilan seperti
tas, pouch, bantal dengan ilustrasi atau gambaranku. Tapi yang paling jadi ciri
khas i-hope justru costum ilustrasi di berbagai media kayu seperti sendok,
papan, dan piring yang awalnya justru
tidak diperdagangkan, hehehe.
Oh,
ya. Tampak hobi jahit-menjahit dan gambar menggambar, hehe… Apa yang membuat Mbak
Ika kemudian terpikir untuk menjadikan hobinya sebagai usaha yang menghasilkan?
Sebenarnya, sih,
karena sudah punya cita-cita bisa kerja berdasar hobi dari rumah dan aku juga dulu
sekolahnya gambar-menggambar dan jahit-menjahit.
I
Hope Craft sendiri sebenarnya sudah ada sejak kapan, nih? Gimana awal mulanya?
Belum begitu lama, sekitar Juni 2011. Mulanya karena aku sedikit jenuh dengan rutinitas 8-5 dulu yang juga
menuntutku mengikuti style tempat kerja. Akhirnya dengan sedikit kenekatan aku
melahirkan i-hope untuk pelampiasan hehehe, yang juga sudah jadi cita-cita bisa
punya usaha sendiri, walaupun kecil.
Hal
apa yang menjadi penyemangat Mbak Ika dalam berkarya sehingga menghasilkan karya-karya
yang keren-keren seperti saat ini?
Selalu meragukan apakah karyaku keren? Hehe…
Mbak
Ika sendiri melihat pergerakan crafter di Indonesia sekarang seperti apa, nih?
Aku melihat ada beberapa kelompok dan komunitas crafter yang
memunculkan craft alternatif . Mereka menyebarkan semangat ber-crafty
ria yang tidak hanya membuat lalu
menjualnya tapi
melakukannya berdasar passion karena kebanyakan memulainya dengan mengerjakan
sendiri
dan dari berbagi ilmu
craft.
Balik
lagi ke I Hope Craft, nih… Gimana cara MbakIka mempromosikan I Hope Craft biar tetap
eksisss di kalangan pecinta handmade, hehehe…
Nah, itu dia. Ini kekuranganku, i-hope sendiri berbasis online, tapi aku jarang melakukan
promosi dan tidak selalu online, hehe… Masih perlu banyak berbenah tentang itu. Ikut bazaar yang fokus pada craft , seperti
crafty days tobucil tahun ini sebenarnya ikut, tapi sayangnya ada ada jadwal
yang mendadak barengan jadi gagal, deh.
Terakhir…
cita-cita I Hope Craft di masa depan?
Emmm… Aku bisa selalu konsisten menghidupi i-hope disaat aku atau orang lain
merasa i-hope tidak bisa menghidupi saya. Kemudian ingin lebih serius dalam membangun brand i-hope,
menghasilkan karya yang semoga selalu lebih baik.
Instagram : @ikadamai
@ihopecraft




Tidak ada komentar:
Posting Komentar