Hobi mengikat-ikat,
yang satu ini tentu bukanlah anggota pramuka atau tukang tali. Mita dengan
Ronce Mote-nya adalah peronce manik-manik yang menjadikan berkarya handmade
sebagai bentuk relaksasi berleha-leha dibalut kreativitas. Simpul dan ikatan
seperti apa, sih, yang dibuat oleh Ronce Mote? Nah, mari dinikmati!
Lagi sibuk apa nih Mbak Mita dengan Ronce Mote-nya?
Ah, nggak sibuk, kok... Ronce Mote adalah cara saya
relaksasi dengan cara berkreasi, jadi nggak ada yang di target, mengalir saja.
Sekarang saya sedang coba membuat tutorial karya-karya Ronce Mote karena orang-orang
yang tertarik dengan karya saya juga ingin bisa membuatnya sendiri. Beberapa free
tutorial sudah saya buat untuk belajar dasar-dasar karya Ronce Mote.
Karya-karya seperti apa, sih, sebenarnya yang dibuat oleh
Mbak Mita?
kebanyakan karya saya adalah perhiasan manik-manik
yang dironce dengan tali yang diikat-ikat dan disimpul dengan aneka teknik
a.k.a. knotted jewelry.
Apa, nih, yang menarik dari manik-manik itu sendiri?
hmm.. kalau saya lihat manik-manik itu tiap jenisnya
punya karakter. Hasil akhir yang di dapat dari meroncenya akan beda-beda
tergantung manikmanik yang dipilih. Manik dan teknik meronce bisa jadi ikatan
yang unik dan saling mendukung.
Mbak Mita sendiri sudah sejak kapan dan mengapa menggeluti
dunia handmade?
sejak SD sudah suka handmade. Buat saya, dunia
handmade itu sangat menyenangkan karena membuat barang baru dari bahan apa
saja, bahkan dari barang bekas.
Menurut Mbak Mita, hal apa sebenarnya yang bisa membuat
karya-karya handmade bisa terus bertahan dan bahkan terus jadi tren
di saat sekarang ini?
Karya handmade itu tidak ada batasannya, sangat
personal, bisa customized dan item-nya terbatas alias ukan produk
massal. Pecinta karya handmade sangat memburu barang-barang limited yang nggak
pasaran. Mereka lebih mencari ‘nilai’ barang, bukan ‘harga’nya, dan saya yakin
para crafter sejati akan jujur berkarya dari hasil kreasinya sendiri..
Keterbatasan apa, sih, yang dimiliki para crafter dalam
berkarya dan gimana cara mengatasinya?
Keterbatasan biasanya adalah waktu dan mood. Crafter
itu kan seniman, kalau ada waktu, mood-nya ngga ada. Eh, mood dateng,
waktunya ngga ada. Kalau cara saya mengatasinya adalah selalu siap dengan alat
tulis dan media untuk coret-coret sketsa desain atau nulis apa saja, jadi
ide-ide nggak menguap. Kalau hal-hal lain seperti belajar, belanja,
berkomunitas, berjualan, pamer karya dan lain sebagainya, sepertinya bukan
hambatan lagi karena akses internet memungkinkan semuanya.
Apa harapan dan bayangan Mbak Mita mengenai Ronce Mote di
masa depan?
semoga Ronce Mote bisa tetap eksis dengan signature
knotted jewelry dan bisa terus punya kesempatan untuk belajar dan
berbagi ilmu… Amiiiin…
http://www.facebook.com/ronce.mote
(Nugraha Sugiarta)
http://www.facebook.com/ronce.mote
(Nugraha Sugiarta)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar