Jika selama ini boneka
seringkali hanya dijadikan pajangan atau teronggok begitu saja di pojok kamar,
tidak demikian halnya dengan boneka yang satu ini. Tsabita Boneka Puppet justru
anti menjadi barang pajangan semata. Mengusung gagasan tentang edukasi, Tsabita
lalu menerjunkan diri dalam pembuatan boneka-boneka super unyu dengan berbagai
inovasi di dalamnya.
Halo
Bu Ira, apa kabarnya nih Tsabita? Sedang sibuk apakah?
Alhamdulillah baik,
Tsabita Boneka sekarang sibuk mengerjakan pesanan dari pelanggan kami dari
Malaysia, terutama untuk moslem softdoll, dan
Indonesia lebih ke produk boneka tangan karena sekarang menjelang tahun
ajaran baru.
Sejak
kapan sebenarnya Bu Ira menekuni dunia pembuatan boneka? Gimana, tuh, cerita
awal kisahnya?
Kira-kira sekitar tahun
2003. Awalnya saya ingin membuat boneka untuk anak perempuan saya sendiri,
boneka yang bisa di bongkar pasang bajunya untuk melatih motorik halusnya, tapi
boneka itu bahannya harus aman dan lembut karena anak saya masih balita. Dari
sinilah timbul ide membuat boneka anak berjilbab dari kain karena bisa dicuci
kalau kotor. Ternyata setelah jadi bukan hanya anak perempuan saya saja yang
senang, anak-anak teman saya juga suka dan beberapa teman saya tertarik dan
minta dibuatkan boneka yang sama untuk dipasarkan olehnya. Sejak itu saya
menyadari kalau boneka buatan saya layak jual. Maka saya mencoba menitipkan ke
stand kenalan saya di Islamic Book Fair (2003) di Jakarta sekitar 50 boneka
yang tanpa diduga habis dalam waktu sehari. Sejak itu saya dibantu suami mantap
mengalihkan fokus ke bisnis pembuatan boneka. bahkan suami saya total mendukung
dan melepaskan pekerjaanya sebelumnya. Seiring masuknya pesanan yg
bertubi-tubi kami mulai mengajak
beberapa tetangga dekat rumah yang mau membantu menjahit dan memotong serta
finishing dan mengajarinya hingga bisa, tadinya semua kami kerjakan hanya
berdua dari memotong sampai finishing.
Boneka-boneka
seperti apa aja, sih, yang dibuat oleh Bu Ira?
Awalnya saya hanya
membuat moslem sofdoll, saat itu anak saya yang pertama masih TK dan saya
melihat sarana pendidikan yang berupa boneka tangan masih sangat susah dicari.
Dari sinilah timbul ide saya membuat boneka tangan profesi untuk anak karena
salah satu kurikulum TK adalah mengenalkan profesi kepada anak. Alhamdulillah
boneka tangan profesi ini banyak yang menyukai sehingga mulai banyak yang
mencontoh produk-produk kami ,boleh dibilang kami termasuk pionir pembuat boneka
tangan profesi di Indonesia. Setelah boneka tangan profesi kami diberitakan di
beberapa media waktu itu, datanglah orang yang bekerja di USAID Jakarta yang
minta tolong dibuatkan boneka tangan yang seperti muppet bisa buka tutup mulut
untuk kepentingan penyuluhan. Bayangkan tanpa contoh yang bisa dipegang saya harus mengarang pola boneka muppet yang
saya belum pernah sama sekali menyentuh apalagi membuatnya. Alhamdulllah
setelah beberapa hari berusaha
membayangkan bonekanya secara 3 dimensi
jadilah prototipe boneka muppet cablak kami yang pertama kali yang masih
sederhana, yang diterima dengan senang hati oleh pemesan kami. Oh, ya.. karena
banyaknya permintaan dari ibu-ibu berupa boneka untuk mendongengi anaknya di
rumah sedangkan boneka tangan profesi
terlalu memakan tempat jika beli satu set (ada 12 macam profesi) untuk
pribadi maka kami mulai membuat boneka jari profesi. Lama-lama karakter yang
kami buat semakin banyak dan berkembang seperti karakter binatang dan keluarga.
Apa
sebenarnya konsep yang diusung dari karya-karya Tsabita?
Konsep kami Educate and
Entertaining, karena kebanyakan produk kami dipakai untuk sarana mengajar dan
mendongeng. Kami tidak ingin boneka produk kami menjadi pajangan, bagi kami itu
adalah kesalahan penggunaan produk kami, jadi produk kami harusnya bisa dimainkan oleh anak dan digunakan sebagai sarana bercerita bagi orang
tua , pendidik, dan para pendongeng. Dari sanalah manfaat produk kami bisa
dirasakan.
Menurut
Bu Ira, apa keistimewaan dari sebuah boneka itu sendiri?
Bagi saya boneka itu kegunaannya
sangat fleksibel utuk anak. Ia bisa melatih koordinasi mata dan tangan bahkan
pendegaran juga kalau diberi bunyi-bunyian, bagi anak-anak, balita-SD, selain
bisa melatih motorik halus mereka, juga bisa mengembangkan daya imajinasi
mereka dan juga bisa memberikan rasa nyaman dan menjadi teman yang menyenangkan.
Bagi Orang tua dan pendidik juga pendongeng dengan sarana boneka dan bercerita,
karakter anak bisa kita bentuk menjadi lebih baik dan juga untuk memperlancar komunikasi walau
tidak dengan bercerita. Beberapa guru TK mengatakan ke saya boneka tangan sangat menolong untuk
menjadi ice breaker di awal kegiatan belajar mengajar di sekolah sehingga anak
memiliki mood untuk terus belajar.
Apa,
nih, rencana jangka panjang dan jangka pendek yang sedang dijalani oleh
Tsabita?
Rencana jangka
pendeknya kami ingin menambah sdm yang
tidak jauh-jauh dari rumah kami. Jangka panjangnya tentu kami ingin mempunyai
workshop terpisah dari rumah karena sekarang masih jadi satu.
Hal
apa yang paling menginspirasi Bu Ira dalam berkarya?
Inspirasi utama tentu
anak-anak saya. Jika saya membuat desain produk yang baru saya selalu bertanya
ke anak-anak saya cocok tidak dengan selera mereka? Karena tujuan utama produk
saya adalah untuk anak-anak.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar