21.10.11

Menjahit Cerita Sewstories

Imelda alias Imel adalah sebuah kisah tentang dunia jahit-menjahit bernama Sewstories. Ah, ya, Jangan berpikir kisahnya seseru drama resuffle Menteri yang terlalu dramatis bombastis dan anti klimaks itu. Bermula dari sebuah langkah yang tidak terlalu melankolis apalagi dramatis namun cukup gemilang, Sewstories bertutur santai mengenai petualangannya di dunia handmade

Kayaknya seru juga, nih, cerita awal Sewstories memulai ber-sewing ria… Ceritain dong awal kisah TKP-nya hihihi…
Awal mula Sewstories mulai sewing sebenernya masih baru, baru aja dimulai awal tahun ini. Beli mesinnya sih udah dari tahun lalu, tapi ga pernah bisa make  karena mau make aja enggak ngerti caranya, gimana mau belajar hahaha. Nah, Jadi ceritanya aku mulai menjahit itu kurang seru dan kurang romantis….ga ada cerita haru biru bersama ibu melihat dirinya menjahit di waktu kecil….:) Kalo awal knapa pengen belajar jahit sebenernya karena bosen aja kegiatan rutin bekerja, jadi pengen ada pelarian yg positif. Kenapa memilih menjahit? Sebenernya karena aku sndiri suka ngeliat hasil-hasil DIY dari website luar yang lucu-lucu dan bikin gemes, apalagi semua ada tutorialnya, tinggal gimana kita variasiin dengan kreasi masing masing. Semua bisa dibuat asal kita niat hehe…


Ketika memutuskan untuk aktif di dunia craft, target apa yang sebenernya pengen diraih oleh Sewstories?
Targetnya sebenernya biar semakin banyak orang yg bisa memakai barang handmade, mencintai handmade dan menghargai karya handmade lebih dari buatan massal. Kalau target pribadi sih pengennya semakin banyak orang yang memakai buatan Sewstories, punya konsep store yang unik di beberapa tempat dan bisa keliling dunia karena sewstories entah gimana itu caranya, hehehehe….

Apa, sih, sebenarnya yang seru dari aktivitas jahit-menjahit itu?
Serunya adalah pada saat melihat hasil akhirnya dan semua proses pembuatan dinikmati banget karena bikin penasaran.  Kesabaran pada saat proses pembuatan, pemilihan bahan, gunting-gunting, semua seruuuuu.

Sejauh ini, gimana nih tanggepan para pemirsa crafter terhadap karya-karya Sew Stories?
Syukurnya semua positif. Aku sangat berterima kasih di kasih kesempatan untuk belajar dari para pemirsa :D yang pasti buatanku tiga bulan yang lalu sama buatanku yg sekarang selalu ada perubahan. Pengen selalu menghasilkan yang terbaik, pengen selalu belajar. Jadi mudah-mudahan dalam proses “selalu belajar mode” ini dimaklumi oleh para penikmat craft khususnya yg membeli karya Sewstories.


Apakah karya paling fenomenal dan paling berkesan yang pernah dibuat oleh Sew Stories?
Semua karya selalu berkesan…..tapi yang pasti, yang paling berkesan adalah karya pertamaku untuk kakak-kakakku yg aku bikin untuk hadiah ulang tahun mereka. Dengan modal pengetahuan jahit yang sangat minim, salah di sana dan di sini, prosesnya juga lama banget, hasilnya jelek pula, hahaha, tapi kakak-kakakku semua menghargai banget buatan perdanaku itu.

Oh, ya. Gimana Sewstories mempromosikan produk-produknya? Ada kiat khususkah?
Ga ada kiat khusus dlm pemasaran produk. Semua hanya mengandalakan Facebook aja. Saya hanya mencoba memberikan impresi lebih di foto-foto biar menarik, tapi berusaha jujur dengan produk sendiri. Saya ga pernah touch up di photoshop, paling banter di terangin aja karena saya yakin dengan display foto yg menarik sangat membantu kita dan orang lain untuk menghargai produk kita. Kekuatan gambar cukup berbicara kalo kita masih mengandalkan penjualan secara online. Kecuali kita punya offline store, itupun tetep aja menurutku display barang, penataan ruangan, dan desain toko sangat mendongkrak harga jual.

Terakhir… Hal apa yang paling menginspirasi Sewstories untuk terus berkarya?
Banyak bangettt, teman-teman crafter yang selalu menguatkan disaat kita bosan dan mati ide.  Para pembeli karya yang bahagia dengan apa yang sudah dibelinya, itu jg menambah semangat utk terus berkarya. Mudah-mudahan ke depan ada komunitas untuk mewadahi crafter. Penting banget komunitas itu karena dari obrolan-obrolan dan ketemuan bisa melahirkan ide baru, kolaborasi unik, dan juga menyatukan crafter biar ada kegiatan positif lain untuk masyarakat di daerah-daerah. 
Twitter: @sewstories


4 komentar:

  1. tobucil dan nunuw yg udah ngobrol brg via email....makasi byk yaaa...
    Ga byk yg bs di share krn baru bgt,..smoga bs nambah semangat teman2 :)

    BalasHapus
  2. waaah setuju sama mba imel... harus ada wadah untuk para crafter...biar indonesia kaya produk handmade

    BalasHapus
  3. dan saya juga setuju dg mba Imel bahwa saat menjahit yang paling indah adalah ketika kita menikmati setiap proses :) Sukses Sew stories!

    BalasHapus

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails