1.5.11

On Day Monday - Paulus Mica Work

Rubrik On Day Monday merupakan sindikasi Tobucil Handmade dan Nest of Ojantountuk bertukar kabar dari Bandung dan Yogjakarta.

Berselingkuh Dengan Crafting

Beberapa waktu yang lalu, saya ditemani oleh Brinalloy menyempatkan diri bertandang ke kota Solo untuk hunting kain-kain cantik dan murah. Perjalanannya boleh singkat, tapi oleh-oleh yang saya bawa pulang kembali ke Jogja ternyata cukup padat. Selain seplastik besar kain-kain hasil buruan, saya juga membawa oleh-oleh cerita dari seorang crafter asal Solo yaitu Paulus. Pertemanan yang terjalin di dunia maya akhirnya bisa juga mempertemukan kami di dunia nyata. Saya janjian dengan Paulus di Beteng Trade Center, dimana dia berjanji untuk menemani saya menyusuri toko demi toko untuk berburu kain. Sambil sesekali terdistraksi oleh gulungan-gulungan kain warna warni, obrolan kami terus mengalir. Ah ternyata memang susah sekali berkonsentrasi pada banyak hal dalam satu waktu. Maka ketika tumpukan kain di tangan sudah mulai terasa berat, saya mengakhiri perburuan saya dan melanjutkan obrolan dengan Paulus sambil makan siang.

Kalimat pertama yang keluar dari Paulus ketika saya bertanya tentang hobi craft-nya adalah "membicarakan ini saya merasa seperti selingkuh". Kalimat ini mau tidak mau mengundang tanya yang lebih banyak. Selingkuh dari apa? dan apa yang membuatnya merasa seperti itu? Obrolan ini akan mengantarkan kita pada curahan hati Paulus, tentang hobinya yang dirasa tabu.

Background pendidikan Mas Paulus adalah arsitektur. Setelah lulus dari Teknik Arsitektur UGM, Paulus sempat menjadi seorang profesional dalam bidang ini selama 10 tahun di Jakarta. Lalu karena kepentingan yang berhubungan dengan keluarga, akhirnya dia kembali ke kampung halamannya, Solo. Saat ini kegiatan sehari-harinya adalah meneruskan usaha keluarga yaitu toko elektronik dan toko boneka. Kesibukannya dengan kedua toko ini membuatnya terpaksa menyingkirkan passionnya dalam bidang arsitektur. Sampai ketika banyak pesanan boneka dan bantal custom yang berdatangan, Paulus mulai menemukan kembali passionnya. Apa yang paling dicintainya tentang dunia arsitektur adalah gabungan warna-warna, tekstur dan bahan, dan kesemua itu dapat dia temukan ketika crafting. Kemudian dari sini lahirlah Mica Work, label yang diberikan Paulus untuk setiap karyanya.



Selain membuat bantal custom, Paulus juga memiliki karya lain yang merupakan perwujudan dari idealismenya. Paulus mengakui lebih tertarik dengan barang-barang interior seperti lamp shade, dan inilah yang sedang diuliknya sampai sekarang. Selain lamp shade, paulus juga menuangkan idealismenya dalam sebuah totebag dan syal. lebih lanjut baca di sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails