Berpiknik atau berekreasi ria di alam terbuka terdengar begitu klasik dan retro di abad mall seperti sekarang. Mewawancara Mila Savitri, salah seorang penggagas gerakan Support Children's Playground membuat saya seperti kembali ke masa kecil ketika mall belum seheboh sekarang dan kecebong jauh lebih menyenangkan dibandingkan Play station. Apa,sih, yang bin taman atau ruang terbuka itu keren? Yuk,kita simak Support Children's Playground yang punya rencana piknik di Crafty Days ini..Dari kapan, nih, mbak Support Children's Playground hadir?
Kira-kira akhir tahun lalu Ya, sekitar desember mulai aktivitasnya, tapi sebenernya idenya udah ada sekitar setengah tahun sebelumnya, hanya saja karena kebanyakan yang punya idenya pada ngantor, jadi ketunda-tunda untuk realisasinya.
Gimana, tuh, awalnya tiba-tiba kepikiran untuk berpiknik ria?
Jadi kami beberapa bunda yang anaknya bersekolah di Bunda Ghanesa awalnya pengen bikin acara outing sambil rekreasi, tapi karena kebetulan background kita banyak yg arsitek dan pemerhati ruang terbuka publik, jadi kepikiran untuk menggabungkan event rekreasi atau jalan-jalan tadi dengan menjelajahi taman atau ruang terbuka publik di bandung yang notabene banyaaaaak sebenernya. Tapi, kan, banyak ruang terbuka publik yang kondisinya terbengkalai atau kurang representatif untuk dinikmati, apalagi dari segi keamanan untuk anak-anak. Di kota besar gini, ruang bermain untuk anak yang TERBUKA udah makin sulit dicari, dan mall-mall malah bertebaran sebagai ganti kita (keluarga) untuk menghabiskan waktu, padahal di mall itu kan selain ruangannya tertutup, nggak alami, juga mahal. Jadi, kita sekaligus bikin aktivitas yang bersifat rekreatif, tidak mahal, dekat dengan alam sekaligus mengenalkan taman atau ruang terbuka publik pada anak-anak sebagai tempat bermain yang sesungguhnya.
Kenapa harus ruang terbuka?
di ruang terbuka, anak-anak akan lebih banyak bergerak, mengenal alam lebih dekat dan menghirup udara segar, bisa melestarikan permainan tradisional, sekaligus mengenal lingkungan kotanya. Sebenarnya, sasaran kita adalah ruang terbuka kota, baik yang berskala lingkungan (perumahan), kawasan atau distrik, maupun kota. Kita nggak membatasi harus taman yang bagaimana gitu, justru kita pengen mengenalkan jenis taman sebanyak-banyaknya pada anak-anak, hehehe…
Taman kota yang ok itu seharusnya seperti apa nih menurut Mbak Mil?
Kan, kalo dari pengamatan, hampir sebagian besar ruang terbuka di kota itu jarang banget yang memperhatikan kebutuhan anak, terutama dari segi keselamatan dan keamanan. Mungkin udah banyak yang punya fasilitas bermain, tapi kadang ruang terbukanya terlalu banyak unsur hardscape-nya (perkerasan) dan kurang unsur softscape-nya (rumput/pasir) anak-anak sebenernya nggak butuh space yg besar-besar amat untuk menikmati taman, tapi yang penting, selain adanya fasilitas bermain, terdapat juga bahan alat bermain yg aman dan unsur softscape tadi. Terus harus juga diperhatikan jarak dari jalan besar, apakah perlu ada buffer (pembatas) atau perbedaan material antara ruang bermain dengan sirkulasi.
Oh, ya. Selama ini, aktivitas Support Children's Playgorund ngapain aja, tuh?
selama ini kami piknik ke beberapa taman di Bandung dan Cimahi, diusahakan minimal sebulan sekali saja, tapi awalnya kami mendata dulu tamantaman di bandung, ada yang sempet disurvey tapi banyak yg belum. Nah, dari situ kita bikin grup di facebook, terus sebelum piknik biasanya voting dulu mau piknik dimana, kita pilih satu dr beberapa pilihan, pilihan terbanyak itu yang jadi tempat kita piknik. Terus karena sambil pengen mengenalkan sarana transportasi publik pada anak-anak, jadi kadang kita berpiknik sambil naik kereta lokal dan ada rencana naik bus umum juga
Kalau pas pikniknya sendiri ngapain?
pas pikniknya sendiri, biasanya acara bebas, tapi disarankan masing-masing bawa mainan outdoor favorit untuk dipakai bersama di taman, tapi boleh juga bawa buku, alat melukis, alat merajut, atau apapun yang kita suka. Kita udah lama pengen kolaborasi sama komunitas permainan tradisional, tapi belum dapet jadwal yang pas nih. Nah, dalam rangka kolaborasi ini juga makanya kita pengen piknik ke Crafty Days-nya Tobucil.
Kolaborasi dengan crafter... hoho, Kalo kata Mbak Mil, apa yang membuat craft cocok untuk anak-anak?
Mmm, craft kan identik dengan kreatifitas ya, melatih otak kanan sambil belajar fokus, pasti bagus untuk keseimbangan dan mengasah sensitivitas anak terhadap keindahan. Pada dasarnya anak-anak kan melakukan apapun sambil bermain, jadi craft akan menjadi sarana belajar yang menyenangkan untuk mereka mengenal seni, mengenal bahan yg ada di sekitar mereka, melatih motorik halus dan menghasilkan sesuatu yg bisa bikin mereka bangga,gitu kali, ya, hehe....
Hmmm...sebenernya nggak pasang target apa-apa ya, hahaha… Kita hanya pengen bersenang-senang sambil mengenalkan anak tentang keberadaan ruang terbuka publik atau taman di bdg sbg alternatif aktivitas instead of mall deui mall deui, hihihi… Kalo target untuk ortu sih ada, membuka mata para ortu bahwa kita bisa, loh, rekreasi di tempat BUKAN MALL, lebih murah, lebih sehat dan lebih variatif...bukannya kita anti mall, tapi anak perlu seimbang melihat berbagai fasilitas di kotanya...
Ahahaha, bukan mall-nya ditekankan begitu.
Xixixi... Abis sekarang ngerasain jg, sih, dulu ya, kok gak kreatif banget, sih, kita jalan-jalannya ke situ-situ aja. Udah gitu developer jg demen bangeeeeet bangun mall-mall gigantis, tapi jaraaaang banget yg memperbagus taman kota sebagai sarana masyarakat bersosialisasi. No wonder budaya masyarakat kita cenderung jadi konsumtif karena dari kecil udah dicekokin mall dan mall. Bukannya mall jelek, ya, tapi alangkah baiknya kalo serba seimbang. Kita kenalkan juga ruang terbuka sbg sarana u beraktivitas. Oh, ya, satu lagi, sebenernya target untuk pemegang kekuasaan juga. Pengennya review-review kita tentang ruang terbuka publik yang baik juga bisa tersosialisasikan ke pemerintah daerah sebagai masukan untuk pengembangan ruang terbuka yang baik itu seperti apa, khususnya untuk kepentingan anak-anak sebagai bagian dari warga kota. Tapi yang jelas seneng, ya, liat tanggapan dari temen-temen karena grup kita terbuka, siapa aja boleh gabung dan boleh undang teme-temennya. Perkembangannya cukup positif walaupun kita gak target muluk-muluk.
Terakhir nih mbak Mil… Penasaran nih. Pas piknik bapak-bapaknya pada ikutan enggak???
hahahah...adaa beberapa bapak yang ikutan..biasanya yang lagi enggak ada lembur hihihi...
Hahahaha, aduh, mari bapak-bapak jangan kalah,duonggggg… yuk,mari semuanya menaman dan bertaman seru!
Intips2 groupnya Support Children's Playground di sini..





Tidak ada komentar:
Posting Komentar