13.3.11

On Day Monday – Sulaman Tante Kristi

Rubrik On Day Monday merupakan sindikasi Tobucil Handmade dan Nest of Ojanto untuk bertukar kabar dari Bandung dan Yogjakarta.
 
 
“Rekaman Kenangan dalam Sulaman”
Ketika Jarum itu melaju menembus pori-pori kain, benang pun mengikutinya. Perjalanan pun usai dan jejak-jejak indah tercipta. Inilah sepenggal cerita tentang aktivitas renik yang masih dikerjakan oleh Kristi Harjoseputro,  yaitu menyulam. 

ini salah satu karya Tante Kristi favoritku (-:

Memasuki rumahnya, saya disambut oleh satu karya kristik sebagai papan nomor rumahnya yaitu 303. Hal itu meyakinkan saya bahwa dia punya lebih banyak koleksi di dalam rumahnya. Dia menyambut saya hangat, dan terbuktilah dugaan saya. Tembok, taplak, dan sarung bantal sudah dihiasi hasil sulaman tangannya sendiri. Saya cuma bisa kagum menatapnya.


Menyulam adalah hobi yang sudah menjadi pekerjaan baginya. Wanita yang akrab dipanggil Tante Kristi ini mengenal sulam-menyulam sejak SD dalam mata pelajaran keterampilan tangan. Selain itu, almarhum ibunya dahulu juga mengerjakan jenis keterampilan ini di rumah. Dan sejak tahun 2000, Tante Kristi sudah menerima berbagai order sulaman.

Tercetus istilah ‘Sulamable dari Tante Kristi. Begitulah dia menyebut berbagai gambar atau desain yang akan disulamnya nanti. Dia juga menyatakan bahwa apapun yang bisa digambar, pasti bisa disulam. Inspirasi datang dari mana saja. Pengaruh dominannya datang dari berbagai momen yang dia alami. Dibalik karya-karya reniknya, tersimpanlah cerita-cerita menarik di sana. Dan beginilah saya menyebut karya-karya Tante Kristi sebagai ‘Rekaman Kenangan dalam Sulaman’.


 

Surabaya menjadi kota dimana dia tumbuh dengan segala aktivitasnya. Jangan salah, Tante Kristi ini dulunya salah satu penggiat kegiatan olahraga Mountain Bike, lho. Lihat saja raut wajahnya yang masih tampak muda. Kemudian sejak 8 tahun lalu, dia pindah ke Jogjakarta. Lebih lanjut baca di sini

2 komentar:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails