Sesuai namanya, meski
tak selalu berwarna warni, karya Happy Pelangi memang selalu seperti pelangi,
indah dan selalu menarik untuk dilihat. Senang dengan menjalin persahabatan
bersama para crafter lainnya, Happy Pelangi mengaku justru banyak mendapat pengetahuan
tentang handmade yang mungkin tidak dapat ditemui di tempat belajar atau kursus
apapun. Nah, mari kita tilik indahnya pelangi Happy Pelangi!
Pernak-pernik
flanel seperti apa yang dibuat oleh Happy Pelangi? Selain Flanel, apa lagi nih
yang dibuat oleh Mbak Yeni?
Saya suka membuat apa
saja. Sewaktu belum menjual karya saya, saya kerjakan sesuai mood. Tapi
sekarang lebih banyak dipengaruhi selera pasar dan permintaan pelanggan mulai
dari bros, gantungan kunci, toples, tempat tissue, bantal, kaos, frame, cover
buku, tempat pensil, jepitan, bando, miniatur makanan, aneka boneka flanel, dan
lain-lain. Sekarang saya banyak bereksperimen dengan bahan lain, seperti katun,
brokat, jean, dan sebagainya. Sebagian besar dalam bentuk modifikasi dengan
flanel. Saya juga membuat karya yang 100% non flanel, tapi belum dipasarkan
karena sekarang Happy Pelangi masih fokus di flanel sebagai bahan dasarnya.
Namanya
ada pelangi, kayaknya warna-warni banget nih, hehe… Apa ciri utama dari setiap
karya Mbak Yeni dengan Happy Pelangi-nya?
Saya suka sekali dengan
hujan dan pelangi. Saya suka bermain dengan warna dalam tiap karya saya. Tabrak
warna sana-sini sangat menyenangkan, hehe… Tapi tidak semua karya saya penuh
warna kok, ada juga beberapa yang tampil sangat simple dan elegan dengan warna
yang soft, gelap, bergantung tema dan peruntukannya. Selain itu, saya juga suka
keberagaman, seperti pelangi kita indah dalam perbedaan, dan mudah-mudahan
keindahan itu membawa kita pada kebahagiaan. Saya rasa setiap crafter punya
ciri khusus yang membedakannya dengan crafter lain. Saya selalu berusaha
menghasilkan karya yang berbeda, kalaupun terinspirasi dengan karya crafter lain
misalnya, saya akan berpikir keras bagaimana agar kreasi tersebut menjadi
berbeda ditangan saya. Karya saya selalu rapi dan detail. Detail penting sekali
buat saya, saya tidak akan puas kalau tidak detail, tidak rapi, tidak proporsional,
dan lain-lain. Saya termasuk perfeksionis dalam berkarya. Banyak juga orang
yang menganggap karya saya terlalu ribet. Bukannya saya tidak suka yang simple,
tapi itulah saya, crafter yang masih harus terus belajar, hehe…
Karyanya
Mbak Yeni kan beragam banget nih, mulai dari boneka sampai bando. Apa tips
spesialnya nih biar bisa terus berkarya dan enggak kehabisan ide?
Saya meyakini salah
satu hal yang tidak akan habis walau terus dikeluarkan adalah ide. Semakin sering
kita mengeluarkan ide baru, semakin besar kemampuan otak kita untuk
menghasilkan ide-ide baru berikutnya. Untuk mengeluarkan ide baru yang bagus
adakalanya kita perlu "pancingan", salah satunya dengan cara mencari
inspirasi. Bisa dari mana saja, misalnya googling, blogwalking, buku, majalah, jalan-jalan
ke pasar, taman, dan sebagainya. Tapi ide bisa datang dimana saja dan kapan
saja tanpa perlu mencari inspirasi, nah kalau begini rajinlah menyiapkan
catatan kecil. Tulis dan gambar sket sederhana dari ide yang tiba-tiba muncul,
supaya tidak lupa. Percayalah catatan kecil seperti ini yang bisa dibawa
kemana-mana sangat bermanfaat, saya sendiri sering berkarya dengan sumber ide tiba-tiba
seperti ini.
Hal
paling menarik yang pernah Mbak jumpai selama aktif menjadi crafter?
Saya sangat bersyukur
menjadi seorang crafter. Semua hal yang berhubungan dengan craft adalah hidup
saya, passion saya. Semuanya menarik dan menyenangkan. Tapi hal yang paling
menarik yang saya jumpai adalah begitu banyak crafter berhati baik yang tidak segan-segan
meluangkan waktu, tenaga, biaya untuk sharing pengetahuan dan pengalaman yang
mereka punya kepada orang lain. Mereka sadari atau tidak banyak kehidupan yang
berubah dan terangkat lebih baik berkat kemurahan hati mereka untuk share. Saya
adalah salah satu crafter yang lahir dari hasil mempelajari berbagai ilmu dan
pengalaman yang dishare oleh crafter-crafter hebat tersebut. Saya tidak pernah
mengikuti kursus atau pelatihan tertentu. Saya belajar banyak sekali dari mereka,
mulai dari teknik keterampilan, pemasaran, sampai pelajaran-pelajaran penting
tentang kehidupan. Saya hanya bisa mengucapkan terimakasih banyak, dan keberadaan
mereka sangat berharga buat saya. Karena itulah saya berusaha mengikuti jejak
mereka dengan sedikit berbagi ilmu dan pengalaman yang saya punya di blog saya,
di facebook, dan lain-lain.
Apa
sebenarnya pelecut yang membuat Mbak Yeni bisa terus berkarya tanpa kenal
henti?
Pelecut yang paling
penting untuk terus mendorong saya berkarya adalah rasa cinta pada dunia craft.
Passion saya disini. Berkreasi adalah candu buat saya. Saya selalu ketagihan,
ingin lagi, lagi, dan lagi berkreasi membuat sesuatu yang baru. Ada sensari
rasa bahagia yang saya rasakan saat berkreasi. Adrenalin saya terpacu saat
bentuk kreasinya menantang, membuat saya terus deg-degan, penasaran dan saya menikmati
rasa itu yang sering membuat saya lupa waktu dan lupa hal-hal yang lain, hehe…
Apa
nih cita-cita yang ingin diraih Mbak Yeni dengan Happy Pelangi?
Suatu saat dengan ijin
Allah tentunya, saya ingin agar Happy Pelangi bisa menjadi sebuah usaha mandiri
yang maju, dikenal lebih banyak orang, menghasilkan karya yang jauh lebih bagus
lagi, dengan manajemen usaha yang tertata dengan baik, dan memberi banyak
manfaat untuk diri saya, keluarga, dan orang-orang lain. Saya juga ingin punya
kesempatan untuk berbagi ilmu keterampilan tangan kepada anak-anak dan remaja
yatim/piatu, anak-anak jalanan, mereka yang hidup dengan kebutuhan khusus, dan
lain-lain secara gratis, semoga bisa membawa sedikit manfaat untuk mereka.
Aamiin ya Allah.
https://www.facebook.com/yeni.happypelangi
https://www.facebook.com/HappyPelangiFeltCraft
Twitter: @YeniCutekiHP
http://www.happypelangifeltcraft.blogspot.com/
Bbm: 7583FC7e
Hp. 087799177896/082166077962
https://www.facebook.com/HappyPelangiFeltCraft
Twitter: @YeniCutekiHP
http://www.happypelangifeltcraft.blogspot.com/
Bbm: 7583FC7e
Hp. 087799177896/082166077962




Tidak ada komentar:
Posting Komentar