Namanya mungkin berarti
perpisahan, tapi perpisahan yang satu ini adalah tentang sebuah karya yang
dibuat oleh seorang perempuan bernama Rini Hastuti dengan segenap perjuangan
dan ketekunan untuk kemudian menemui sang pemilik baru yang dengan riang
gembira memesan tanpa henti. Mau tahu perpisahan menyenangkan ala Hasta La
Vista? Mari…
Namanya
bikin inget ke film Terminator 2, hehehe… Kenapa dinamain Hasta La Vista?
Hihi… Nama Hasta la
Vista ini aku ambil dari bahasa Spanish yang artinya see you later atau
goodbye. Hasta La Vista adalah semacam ucapan berpisah untuk tas-tas dan produk
HLV lainnya yang aku buat yang kemudian berpindah tangan ke pemiliknya yang
baru. Kenapa sampai ada ucapan perpisahan segala? Karena semua produk HLV yang
aku buat selalu ada cerita di dalamnya. Ada saat ketika pas bikin produk HLV aku ngerasa senang,
sedih, ataupun sedang dalam keadaan stress. Jadi pas aku bikin tas HLV, aku
ngerasa produk yang aku buat juga ngerasain apa yang sedang aku rasain. Semacam
teman cerita yang mampu menghibur dan dengerin segala macam unek-unekku.
Dan karena ada kenangan didalam proses pembuatannya itulah kadang aku ngerasa
sedih pas udah saatnya dia pergi dengan pembelinya. Tapi selain sedih, aku juga
senang. Karena berarti akan ada cerita baru lagi produk produk yang aku buat
dengan pemilik barunya…
Sejak
kapan Rini hobi menjahit? Gimana cerita awal ketertarikannya dengan menjahit?
Sebenarnya hobi menjahit
ini udah ada sejak aku kecil. Kebetulan dulu dirumah ada mesin jahit jadul
punya ibu. Kayaknya hobi ini keturunan dari ibu yang juga suka menjahit. Dulu
pas kecil senang aja bikin baju baju buat boneka-boneka Barbie mainan aku.
Belajarnya pun otodidak aja, Cuma melihat ibu pas jahit terus praktek sendiri.
Tapi kesenangan ini enggak bertahan lama. Sejak SMP – kuliah udah lupa kalau
bisa jahit. Baru pas akhir masa kuliah, entah kenapa kalau blogwalking banyak
ketemu blog-blog crafter gitu. Terus baru keinget kalo aku bisa jahit. Lalu
tertarik juga buat bikin bikin sesuatu sendiri. Barulah kembali berpikir untuk
ngelanjutin hobi masa kecil ini, eh keterusan, hehe…
Karya
yang dibuat kayaknya banyak tas, nih… Sebenarnya, apa aja, sih, jahitan-jahitan
nan kece yang dibuat oleh Rini?
Semua karya yang aku
bikin selalu berawal dari diriku sendiri. Aku orangnya enggak suka berantakan,
pengennya segala sesuatu tertata rapi ditempatnya, makanya aku bikin pouch dan
envelope case buat naruh segala printilan-printilan kita. Lalu aku juga suka
hal hal yang agak agak berbau vintage dan shabby shabby chic gitu. Aku ingin
mengimplementasikan kesenanganku ini pada suatu hal, tapi kalau menerapkannya
pada outfit busana yang dipake, kayaknya udah banyak banget yang kaya gitu.
Makanya aku ingin melengkapi kevintagekan dan keshabbyan kita semua yang suka
vintage dan shabby chic dengan tas tas HLV.
Apa
gerangan kelebihan yang dimiliki dari tiap produk Hasta La Vista?
Kalo ditanya soal
kelebihan, aku pun juga bingung. Semuanya aku buat dengan sepenuh hati aja. Apa
yang aku suka, aku bikin. Karena untuk menghasilkan sesuatu yang bagus, aku
pikir kita harus ngebayangin dulu kalo kita jadi konsumennya, worth it dan
berguna atau enggak kalau beli produknya. Kalau kata pelanggan-pelanggan HLV,
mereka suka karena jahitan HLV rapi. Selain itu pelayanannya juga menyenangkan.
Bagiku, kalau kita ramah kepada pelanggan, pelanggan pun jadi senang untuk datang lagi.
Gagasan
seperti apa, sih, yang diusung oleh Rini dalam tiap karya-karyanya?
Sebenernya aku cuma
ingin bilang dan buktiin kepada orang orang diluar sana, bahwa bekerja sesuai
dengan passion kita tuh menyenangkan. Jadi walaupun banyak yang meremehkan atau
agak sebelah mata sama kita, kita gak ngerasa merasa tertekan (ya dikit sih
kadang kadang :D). Yang penting, selalu bekerja dengan hati, insyaallah segala
aura positive kita tertular kepada orang orang yang melihat produk kita.
Bagi
Rini, apa yang membuat kegiatan berhandmade ini layak untuk tidak dipandang
sebelah mata?
Prosesnya. Segala waktu
dan tenaga yang kita luangkan dalam pembuatan karya kita. Kalau menurutku,
segala macam barang pabrikan dibuat hanya untuk tujuan komersil. Tapi kalu
handmade, selalu ada cinta didalamnya. Entah itu cuma secuil atau bahkan
sebelanga, hehe…
Pesan
dari Rini untuk para penggemar Hasta La Vista?
Tetaplah kejar segala
passion yang kalian punya. When you truly want success, you’ll never give up on it.
No matter how bad the situation may get. Dan tetap cintailah karya karya anak
bangsa, malu dong pake produk produk branded dunia, tapi KW…




Salud Untuk Mb Rin :D
BalasHapus