Ngomongin kulit
ternyata tidak hanya berkisar pada makanan bernama kerupuk, untuk duo crafter yang
menamakan dirinya Cisti Crafty ini, kulit adalah karya-karya handmade yang super kece dan lahir dari kreativitas serta hasrat
menciptakan sesuatu yang menggiurkan plus sangat menggoda. Loh, memang apa,
sih, yang dibuat oleh Cisti rafty? Kali ini Tobucilhandmade berhasil menguliti
luar dalam tentang Cisti Crafty. Nah mari kita tengok!
Halo
haloooo… kulit-kulitan seperti apa yang sebenarnya dibuat oleh kalian?
Cisti sampai saat ini
membuat produk yang sesuai dengan tema tiap launchingnya. Intinya, sih, gimana
datangnya ide, jadi setiap launching mempunyai style sendiri tapi tetap dengan
pengunaan kulit sebagai bahan utamanya dan hasil sablonan yang dibuat sendiri
untuk mendukung tema yang diusung.
Gimana,
nih, awal kisah perjalanannya sampai bisa kemudian bikin Cisti Crafty?
Cisti dibentuk oleh dua
orang yaitu Astri Wulan Sari (Achie) dan Sri Hesti Asih Sutisna (Hesti),
makanya keluarlah nama Cisti. Kita berdua teman sekelas di jurusan DKV di Bandung dan sama-sama suka sama
dunia crafting. Kesenangan kita di dunia crafting sering terlihat hampir di setiap
tugas kampus. Pernah waktu awal-awal kuliah sekitar dua tahun lalu kita berdua
bikin clothbook untuk memenuhi salah satu tugas kuliah dan Alhamduillah dapet
respon baik dari dosen. Nah, mungkin dari situ ada keinginan kita bikin Cisti. Saat
kita berdua lulus kuliah, baru kita berani mewujudkan rencana kita dulu. Jadi
Cisti masih kehitung crafter baru nih, hehe…
Oh,
ya. Apa, sih, ciri utama yang dimiliki oleh karya-karya Cisti Crafty selain
kulit-kulitannya?
Untuk saat ini ciri
utama Cisti selain kulit-kulitannya yaitu sablonan atau gambar yang ada hampir di
setiap produknya merupakan hasil buatan sendiri. Didesain dan disablon sendiri.
Untuk nextnya moga ada lagi ciri atau keunikan Cisti yang bisa disukai banyak
orang.
Menurut
kalian, hal paling keren dari handmade itu apakah gerangan?
Keekslusifan barangnya
karena barang tidak dibuat secara masal, jadi ada kebanggaan tersendiri untuk
si pemakainya. Biasanya barang handmade dibuat berdasarkan kreatifitas dan
karakter si pembuatnya sehingga barang handmade biasanya lebih punya “jiwa”
dibandingkan dengan barang yang dibuat massal.
Apa
kesulitan yang paling sering kalian temui selama ini dalam berkarya, terus
gimana, tuh, mengatasinya?
Saat ide di otak dan
eksekusi barangnya berbeda, tapi kita suka siasatin dengan mengolah lagi dan
dipermak lagi sehingga barang itu menjadi barang berbeda dari ide pertama.
Intinya jadi dapet ide dadakan dari barang yang enggak sesuai dengan ide awal,
hoho…
Kalian
sendiri melihat dunia handmade sekarang jika dikaitkan dengan dunia usaha
gimana, tuh?
Dunia handmade sekarang
udah banyak dilirik untuk dijadikan usaha, termasuk oleh kita, ya, hehe… Karena
semakin banyak orang mencari barang atau benda yang unik dan kreatif. Malah
banyak orang sudah bekerja kantoran rela keluar demi menggeluti hobinya di
dunia handmade Karena dunia handmade itu dunia hobi yang menyenangkan yang bisa
menghasilkan uang.
Apa,
nih, rencana terbesar Cisti Crafty di masa depan?
Ingin membuat studio
Cisti Crafty, dan craft hasil Cisti bisa dipasarkan sampai keluar Indonesia dan
satu lagi bisa membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar