Kali ini kita menjumpai seorang crafter penggemar bayi yang tampak selalu ceria, hohoho... Ika adalah perempuan yang berseru-seruan dengan Flanel demi menghasilkan karta yang konon selain akan membuat para bayi bergembira ria, juga dapat mempelajari sesuatu ketika tengah sibuk bermain dengan karya-karya Flanel Huis. Apa yang sebenarnya dikerjakan oleh Ika? Mari cek markicek!
Flanel Huis. Apa ini artinya huis? Kalau di
bahasa Sunda mah semacam uban kalo huis kan hihihi…
Hellow uncle Nunuw! Hahay sudah kuduga pertanyaan ini akan muncul (ehem
GR). Well, Huis itu diambil dari Bahasa Belanda yang artinya rumah (house),
jadi maksudnya Rumah Flanel dalam bahasa yang lebih gurih and nothing to do
with the grey hair alias uban, hihi…
Sedikit serius, ah, hoho... Karya flannel
seperti apa, sih, yang dibuat oleh Ika?
I do love making baby shoes and anything related to baby stuff..alesannya
mmmm karena bisa bikin para bayi lebih lucu kali yah dan juga educative baby
toys since the babies need more than just only toys, they need to learn while
playing. Occasionally I make stopples with flannel cover for Idul Fitri and
Christmas… Mainly yah itu, tapi ada beberapa lainnya yang dibuat sesuai
pesenan.
Kalo boleh tahu, eh emang pengen tahu sih :p,
kenapa Ika menjatuhkan pilihan ke flannel? Apa yang menarik dari bahan yang
satu ini?
flannel itu termasuk bahan yang mudah diolah. Ide,gunting, jahit, tambah applikasi yang diperlukan, terus berkreasi
layak pakai atau jual. As simple as that! Sejujurnya sih pengen coba bahan lain
kaya katun and mau coba dikombinasiin ama flannel tapi berhubung kemampuan jahit
mesinku amat sangat pas-pasanan, yah mending belajar dulu aja deh biar hasilnya enggak
malu-maluin.
Apa yang menjadi ciri utama dari karya-karya
Ika dibandingkan karya-karya flannel lainnya?
Hmmm apa yah bingung jawabnya..lemme think.. Well, jahitannya yang jelas
dijamin rapih karena bukan produksi massal dan dibikin sendiri dengan hati dan
perasaan happy. Terus juga insya Alloh original design, it’s not an ‘pasaran’
products! Tapi kelemahannya, konsumen dianjurkan untuk sabar menunggu
dikarenakan itu tadi ga diproduksi massal, satu per satu dijahit tangan..tapi
dijamin deh enggak mengecewakan.
Berkaitan dengan kualitas, apa yang menjadi
pegangan utama Ika ketika sedang berkarya sehingga karya-karyanya punya nilai
keseriusan yang cukup mumpuni
Ini penting nih. Kualitas jadi bagian yang ga bisa dipisahin dari tiap
kreasi Flanel Huis. Semua kreasi langsung dibikin dengan tangan Ika sendiri,
which is the heavier challenge for myself since I work as an employee on
weekdays and do crafting on the weekend,
but just try this following simple formula : seriousness + good mood = good
quality of creations!
Ika sendiri sudah semenjak kapan, nih,
tertarik dan mulai menekuni dunia handmade?
Ketertarikan itu mulai tahun 2010 waktu itu lagi baca Tabloid Nova ada
artikel mengenai sepatu bayi imut dari kain flannel. Dari situ langsung klik
dan kepikiran untuk bikin hal yang sama dengan ide dan model sepatu yang
beragam. Dari mulai coba2 aja, trial
& error, selanjutnya mulai bikin buat hadiah, terima orderan dari temen2
deket & sodara, sampe selanjutnya bisa jual online. Sempet vakum selama
1.5thn karena satu dan lain hal tapi mulai 2013 ini udah aktif lagi & mulai
produktif lagi bikin kreasi dari kain flannel ini.
Terakhir, apa, sih, target utama yang
sebenanya ingin dikejar oleh Ika dengan berkreasi handmade?
Sebenernya untuk mengurangi tingkat stress selama kerja seharian di
kantor dengan berkreasi yang sebenernya memang hobby, so actually, just
enjoying my hobby by creating something useful for others and get rewards
(satisfaction & also money) in return.






ikhh lucu banget, kreatif deh
BalasHapus