Berkunjung ke
Bandung sudah barang tentu menjadi hal yang menyenangkan bagi banyak orang.
Lihat saja, pada setiap hari libur, jalanan Bandung yang tak seberapa lebar selalu
disesaki oleh kendaraan-kendaraan dari berbagai kota. Kesejukan, keasrian,
serta keramahan para penduduknya adalah beberapa hal yang menjadi daya tarik
Parijs Van Java. Belum lagi wisata belanja yang begitu memanjakan para
pelancong. Namun, rasanya kurang pas jika pulang dari Bandung dengan tangan
hampa tanpa membawa oleh-oleh makanan ringan khas Bandung seperti kripik tempe
atau kripik oncom. Nah, jika ingin berburu oleh-oleh khas Bandung, jangan
lewatkan tulisan yang satu ini!
Pasar Baru Bandung
Pasar Baru
Bandung, selain dikenal sebagai tempat belanja busana murah meriah, ternyata merupakan salah satu surga bagi para
pemburu oleh-oleh. Segala jenis oleh-oleh, terutama dari jenis keringan
(keripik tempe, keripik oncom, keripik belut, segala jenis kerupuk dan lain
sebagainya), bisa dijumpai di sini. Selain itu, tidak ketinggalan juga segala
jenis dodol atau wajit.
Pasar yang satu ini dibangun pada tahun 1896 untuk
menampung pedagang yang membuka usahanya di sekitar Alun-alun (Jalan Otista).
Hingga tahun 1926, pasar ini hanya terdiri dari bangunan semi permanen dan
kumuh. Seiring dengan pesatnya pertumbuhan kawasan Stasiun di dekatnya, pada
tahun 1926 didirikanlah sebuah bangunan pasar yang baru. Segera saja bangunan
ini menjadi favorit warga kota untuk bersantap malam dan berbelanja. Tahun
1936, pasar ini dijuluki “Pasar Terbersih di Nusantara”. Pada dekade 70-an,
pasar ini dirombak menjadi bangunan bertingkat. Sayangnya, lantai-lantai bagian
atas (upper floors) tidak pernah terhuni penuh, para pedagang lebih suka
membuka usahanya di luar bangunan. Akibatnya, pada akhir dekade 90-an, bangunan
ini dikenal sebagai bangunan kumuh yang tidak terawat. Baru pada tahun 2004,
bangunan ini kembali direnovasi menjadi sebuah pertokoan modern, dan tentu
saja, dengan berbagai oleh-olehnya yang tak boleh dilewatkan begitu saja.
Pasar Kosambi
Jika Anda berniat mencari penganan dan oleh-oleh khas Pasundan tentu banyak
sekali tempat yang bisa dikunjungi, namun jika ingin mencari tempat yang
memiliki beraneka jenis penganan, Pasar Kosambi layak dikedepankan. Di pasar
yang terletak di Jl. Ahmad Yani ini Anda bisa leluasa memilih, pasalnya
kios-kios yang menjual penganan dan oleh-oleh banyak sekali. Belum lagi pilihan
kudapan di tempat ini beraneka ragam sehingga Anda tidak perlu khawatir akan
membawa buah tangan yang itu-itu saja.
Pasar Kosambi tak hanya menyediakan penganan dan oleh-oleh khas Bandung,
namun juga melingkupi kudapan khas Jawa Barat lainnya. Di sini misalnya Anda
bisa membeli goreng oncom, goreng tempe, sale pisang aneka rasa, dodol Garut,
wajit Cililin, tengteng, kremes, hingga opak Conggeang. Kue-kue kering maupun camilan seperti pastel, kue keju, kacang Bandung, hingga bolu kering yang
legendaris bisa diperoleh di Kosambi. Harga penganan maupun oleh-oleh di tempat
tersebut juga relatif terjangkau. Sebagian besar dijual pada kisaran 20 ribu-40
ribu per kilogram.
Satu hal lagi yang bisa jadi pertimbangan untuk memilih tempat ini adalah
soal kepadatan pengunjungnya. Dibandingkan Pasar Baru pengunjung di Pasar
Kosambi relatif lebih sedikit. Sehingga Anda akan lebih leluasa dalam
berbelanja.
.jpg)
2.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar