Mendengar kata kabel
mungkin yang terlintas di benak adalah PLN yang kerap byar pet itu atau sekawanan kabel dengan berbagai perkakas teknisi
listrik di sebelahnya. Namun, Tobucilhandmade
kali ini tentu saja bukan hendak berkisah tentang seorang teknisi listrik
apalagi dirut PLN, ini adalah cerita seorang crafter bernama Jane Pranata
dengan Cherry Eve-nya yang dengan gilang gemilang memuntir melilit kawat
menjadi perhiasaan yang unik.
Karyanya
unik banget, nih dan kayak ada kawat-kawatnya/kabel-kabelnya gitu (bingung
nyebut materialnya, hehehe). Aksesoris seperti apa, sih, yang sebenarnya dibuat
oleh Cherry Eve?
Hehe, aksesoris yang kubuat itu sebenarnya menggunakan wire alias kawat. Kawatnya itu dipuntir, diuntel, digulung. Bahasa gaulnya diuwer sampai menjadi sebuah perhiasan yang
oke. Bisa berupa pendant, kalung, gelang, cincin dan bros.
Ketika
berkarya, apa target terbesar yang ada di benak Jane dengan Cherry Eve-nya?
Targetku pas berkarya sebenarnya sederhana aja, aku kepingin aksesoris yang
kubuat bisa berguna dan disukai sama pembelinya. Karena setiap karyaku itu handmade dan
dibuat dengan penuh cinta, jadi rasanya senenggggggg banget kalo denger salah satu customerku bilang kalo dia
suka sama aksesori yang kubuat. Melayang-layang gitu deh, hehe…
Kayak
layangan dong, hehehe. Oh, ya. Darimana, nih, Jane awalnya dapet ide untuk
bikin-bikin aksesoris unik itu?
Sebenarnya aku mulai tertarik sama dunia aksesoris kawat sejak aku SMA. Aku pernah melihat salah satu buku aksesoris impor, dan di
dalamnya ada aksesoris yang terbuat dari kawat. Sayangnya
karena banyak kegiatan, hal itu jadi terlupakan.
Sampai kebetulan akhir tahun lalu, bulan Desember pas aku browsing, aku melihat
tawaran untuk kursus wire jewelry. Akhirnya karena penasaran, aku ikut kursus wire basic itu. Nah, sejak
saat itu aku jadi semakin jatuh cinta dengan perhiasan wire, aku sering eksplor-eksplor, hunting buku berbagai wire jewelry lokal dan import.
Aku juga sering membeli tutorial online berupa pdf dari para master wire. Malam-malam ketika anakku sudah tidur, aku
mengendap-ngendap dan coba membuat perhiasan wire.
Lambat laun, tehnik yang kupunya semakin bertambah, aku mulai berani
mencoba membuat sketsa-sketsa perhiasan seperti apa yang ingin kuwujudkan. Dari sketsa-sketsa yang ada, aku buat
jadi perhiasan jadi. Kadang hasil akhir memang tidak terlalu sesuai dengan
sketsanya, tapi dengan membuat sketsa ide-ideku jadi lebih ‘keluar’ dan banyak
detail yang tak terlupakan.
Apa,
nih, cara paling ampuh menurut Jane bagi seorang crafter agar kepalanya selalu
dipenuhi dengan ide-ide dan enggak nge-blank?
Menurutku cara yang paling ampuh buat seorang crafter supaya ide-ide tetap
bermunculan adalah dengan menyeimbangkan kegiatan craftingnya. Jadi kalau
idenya sudah mandeg, ya, sebaiknya refreshing dulu, jangan langsung dipaksakan.
Aku pernah sampai vakum tiga minggu enggak nguwer kawat sama sekali, tapi habis itu aku berhasil membuat sebuah karya yang oke, hehe... Selain itu, bisa juga dengan browsing, buka-buka buku
crafting atau melihat karya-karya masterwire jewelry.
Ttapi terinspirasi aja ya,
jangan meniru, hihi…
Cherry
Eve sendiri sudah melanglang buana kemana aja, nih? Ceritain
dong tentang perjuangannya biar eksis di
kalangan penggemar handmade dan aksesoris…
Jujur aku slama ini belum pernah ikutan bazaar atau kegiatan apapun, hehehe... Selama ini Cherry Eve hanya
sebatas online shop saja karena keterbatasanku harus ngurus anak, kerja, dan
sebagainya, hehehe... Eh tapi rencananya akhir tahun ini, CherryEve akan sebuah pameran lho, doakan
semuanya berjalan lancar ya…
Aminnnn….
Nah, Menurut Jane, apa, sih, sebenarnya tantangan terbesar yang harus dihadapi
oleh pelaku handmade?
Tantangan terbesarnya menurutku adalah banyaknya plagiaters, alias orang
yang suka meniru tanpa mau capek-capek memikirkan idenya sendiri. Menurutku hal
ini adalah a BIG NO NO, hal ini juga yang membuat beberapa talented crafters
kehilangan minatnya untuk terus berkarya. Gimana engga sedih kalo karya yang dibuat dengan susah
payah ditiru dan disebarluaskan tanpa ijin, atau lebih parah lagi di
mass-product atau dibuat dengan jumlah yang sangat banyak dengan harga yang
relatif lebih murah. Sayangnya, banyak plagiaters yang enggak mengerti dan tetap bandel. Jadi,
please please hargailah crafter yang sudah susah payah mencari ide.
Aku yakin banget karya mereka
(para plagiaters) pasti lebih
original dan enggak akan kalah bersinar kalau aja mereka mau meluangkan
sedikit waktunya untuk mencari ide.
Apa
mimpi terbesar yang dimiliki Cherry Eve di masa depan?
Mimpi terbesar Cherry Eve saat ini adalah mengembangkan terus karyanya agar
bisa tembus sampai ke pasar internasional, hehe... Cherry Eve juga ingin bisa
terus berkiprah di dunia crafter dan terus eksplor dunia per-kawatan.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar