Hello Bleu : Kolaborasi Harmonis dari Dua Nona Manis
Jika hobi direnggangkan sejauh-jauhnya, kemungkinannya memang bisa jadi tidak terbatas. Seperti yang dialami dua nona manis ini, Kiki dan Iid. Kolaborasi keduanya lahir dari kesamaan hobi juga karakter. Dimulai sekitar dua bulan yang lalu, berdua mereka berdiri di bawah payung Hello Bleu dan melahirkan karakter-karakter unik berbentuk boneka.
Tidak ada pembagian tugas, juga tidak ada jabatan. Hello Bleu seperti duet maut dua biduan yang menyanyikan lirik lagu dengan porsi yang sama. Kiki dan Iid sama-sama menciptakan ide, mempersiapkan bahan-bahan dan memproduksi sendiri produk-produk mereka. Inilah yang menjadi keunikannya. Dua karakter tidak dilebur menjadi satu, namun sengaja ditampilkan secara bersamaan. Perbedaannya memang jelas terlihat, namun harmonisasinya tetap bisa dirasakan.
Kiki dan Iid adalah dua orang yang sangat menyenangi warna, motif dan bentuk. Dari sinilah harmonisasi itu berasal. Motif dan warna kain yang saling bertabrakan, dipadukan dengan karakter-karakter unik hasil imajinasi keduanya. Hasilnya? surprisingly cute! Melihat hasil karya mereka langsung melunturkan bayangan saya akan boneka berbulu nan lucu yang dulu setia menemani tidur saya. Karakter-karakter unik ini muncul dari corat-coret Kiki dan Iid yang memang memiliki hobi gambar. Kiki mengaku sejak SMA suka membuat doodle, dan tanpa disadarinya muncul karakter-karakter aneh yang akhirnya dijadikan inspirasi membuat boneka. Begitu juga dengan Iid, menurutnya inspirasi bisa datang dari mana saja. Bisa dari hal-hal sekitar, film yang ditontonnya, bahkan dari udara kosong di depannya. "Kuncinya adalah berusaha untuk think out of the box" begitu kata Iid.
Menyenangkan sekali jika kita bisa menghasilkan sesuatu dari hal-hal yang kita senangi. Inilah yang juga berusaha diraih oleh Hello Bleu. Keinginan mereka adalah mereka dapat dikenal luas, supaya bisa terus berkarya. Mereka juga mengharapkan pemasukan tambahan dari apa yang mereka lakukan dan bisa menabung untuk membeli mesin jahit. Yap, mereka sangat ingin memiliki mesin jahit agar lebih leluasa dalam menciptakan karya-karya baru. Lebih lanjut baca di sini.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar