Tangannya bergerak gemulai kian kemari mengikuti irama gending yang begitu lembut mendayu. Lentak-lentik jemarinya begitu fasih bergerak seolah gerakan-gerakan tersebut telah sedemikian fasih mengalun dalam jiwanya. Butir-butir keringat yang terlihat mulai bermunculan justru semakin membuat ia terlihat lebih bersemangat. Sesekali, terdengar aba-aba satu dua di sela-sela gerakannya. Dian Novianti, demikian nama perempuan yang tengah asyik berlatih tari Merak tersebut. Jangan berpikir bahwa Dian adalah seorang perempuan remaja, ia justru masih duduk di bangku kelas tiga Sekolah Dasar dan sudah dua tahun terakhir ini ia aktif berlatih berbagai jenis tarian Sunda di sebuah sanggar yang terletak di bilangan Suci, Bandung.
“Dulu aku cuma sering lihat penari di televisi. Dari situ, aku jadi tertarik. Terus aku minta mama untuk daftarin aku ke sanggar tari,” jawab Dian kenes khas bocah ketika ditanya mengenai ihwal mula keikutsertaannya di sanggar tersebut. Di usia yang terbilang masih belia tersebut, Dian memang telah begitu serius berkesenian dan telah pula tampil di berbagai panggung kejuaraan serta memeroleh hasil yang cukup menggembirakan.
Lain Dian, lain pula dengan Hendra Sampurna. Bocah kelas lima SD ini aktif berlatih di sebuah sanggar lukis yang digagas oleh beberapa sarjana seni rupa. Awalnya ia hanya senang mencorat-coret dinding dan kertas-kertas yang ada di rumahnya. “Papa dulu sering marah kalo aku corat-coret. Tapi kemudian aku diajak untuk masuk sanggar lukis. Eh, sampai sekarang malah keterusan,” ungkap Hendra berceloteh. Ia pun kini telah mantap menentukan cita-citanya untuk menjadi seorang pelukis kenamaan.
Dian dan Hendra mungkin hanyalah sekelumit contoh dari bocah yang mendapatkan jalur yang pas ketika jiwa seninya begitu kuat muncul di usia yang masih terbilang sangat muda. Tentu saja, para orangtua haruslah awas melihat kecenderungan seorang anak yang memiliki jiwa seni tinggi. Banyak orangtua malah seringkali menceramahi anaknya yang tengah memerlihatkan bakat seninya. Tengok saja Hendra. Perlu waktu delapan bulan sebelum akhirnya sang ayah tersadar bahwa anaknya memiliki bagat melukis di atas rata-rata.
Sebenarnya, ada cara mudah untuk mengetahui dan meningkatkan bakat seni anak sejak dini. Beberapa cara telah dilakukan orangtua untuk menumbuhkembangkan jiwa seni terhadap diri belahan kasihnya, terlepas cara-cara tersebut benar atau salah. Namun ada cara yang lebih mudah dan sederhana mengembangkan jiwa seni tersebut. Misalnya saja dengan menggunakan sarana seperti buku bergambar yang diyakini dapat meningkatkan perasaan anak-anak pada seni sejak usia dini. Hal ini pula yang pernah dilontarkan oleh Pang Yawen, seorang seniman pembuat buku cerita bergambar.
"Buku bergambar memiliki daya tarik yang tak tergantikan. Semua buku itu memiliki kata-kata sederhana yang memainkan peran penting dalam perkembangan bahasa, daya khayal, keindahan dan kreativitas anak. Dunia itu murni seperti kita melihat kisah peri. Kita dapat menjadi biasa dan membumi, tapi ada daya khayal pasti di dalam otak kita. Daya khayal adalah landasan hidup anak. Membaca buku bergambar dapat memberi mereka sayap agar bisa terbang," ungkap Pang setengah berfilosofis. “Keikutsertaan orang-tua sangat penting. Membacakan cerita kepada anak-anak bukan hanya memelihara hubungan erat dengan mereka, tapi juga memperluas ketertarikan mereka pada membaca. Kadangkala dengan dukungan, dampaknya akan lebih nyata. Membaca buku bergambar meningkatkan pemahaman anak mengenai gambar dan kehidupan. Mereka akan merasa lega ketika mereka mengetahui apa yang ada di balik rancangan sederhana," tambahnya kemudian.
Tentu saja, sarana tersebut tak hanya buku bergambar. Para orangtua dapat pula menggunakan mainan-mainan musik seperti keyboard mini untuk mengetahui lebih dalam apakah seorang anak yang terlihat begitu tertarik pada dunia musik memiliki pula bakat di bidang seni musik. Mendatangi berbagai pertunjukan-pertunjukan seni bersama anak pun dapat menumbuhkan jiwa seni yang dimilikinya. Oleh karenanya, jangan sampai Anda tak jeli melihat bakat terpendam yang dimiliki oleh anak. Siapa tahu saja, bakat yang terdapat pada dirinya tersebut dapat membuatnya menjadi seniman atau crafter maha dahsyat!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar