7.3.11

Knit…purl…lalu? (bag 1)

Knitting 101, rubrik khusus untuk mengetahui apapun tentang merajut. Persembahan klab merajut tobucil & klabs dan Dydy pendiri milis mari_merajut, Perpustakaan Art & Craft Tobucil & Klabs dan merajut.com.

Kali ini saya mau ngebahas basic knitting dulu deh, berhubung ada beberapa request yang meminta saya bikin tutorial untuk yang masih sangat beginner.

“Saya sudah bisa knit dan purl. Lalu setelah itu apa?”

Seperti yang sudah pernah saya tulis di note beberapa waktu yang lalu *err…2 tahun yang lalu* :

“Tusukan dasar itu hanya knit dan purl (menurut saya sih ada satu lagi unsur pentingnya yaitu yarn over, tapi itu nggak termasuk tusukan karena nggak ditusuk..haha). That’s it. “

Bahkan sebetulnya knit itu sama dengan purl, hanya dikerjakan dari arah yang berbeda! Malah kalau mau dirunut lagi prinsip yang lebih dasarnya, adalah seperti yang ditulis oleh Cookie A di buku Sock Innovation : hanya ada 3 ‘pekerjaan’ dalam merajut yaitu melingkarkan benang pada jarum, memasukkan jarum ke simpul benang, dan mengambil benang melaluinya. Kombinasi urutan dan arah pengerjaan ketiga langkah inilah yang melahirkan kemungkinan bentuk rajutan yang tidak terbatas.

“The knit and the purls itu seperti bata/batu/kayu/baja atau bahan lain yang menyusun sebuah bangunan. Kalau kita tahu bagaimana sifat bahan itu, bagaimana dia bekerja sama dengan sekitarnya, dan teknik menyusunnya, kita bisa membuat bangunan dengan bentuk apa saja. Begitu juga dengan merajut. Yang membuatnya bisa menghasilkan berbagai pola, motif, dan bentuk rajutan, adalah teknik yang diterapkan oleh perajutnya.”

Kalau prinsip ini ditanamkan oleh siapapun yang belajar merajut, insyaAllah nggak akan merasa kesulitan menghadapi pola macam apapun, membuat karya seperti apapun. Penasaran, baca lebih lanjut di sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails