Merasa bahwa handmade
adalah jalan yang diberikan Tuhan, Fiona dengan miniCutee-nya sangat mungkin
adalah seorang crafter yang religius. Nama miniCutee sendiri muncul karena
pergerakan awalnya yang senang membuat karya-karya kecil nan lucu. Seiring
berjalannya waktu, jibunan karya telah lahir dari tangan yang selalu berkarya
dengan penuh suka cita ini.
Namanya
miniCutee, apa nih yang mini-mini ini maksudnya, hehe…
Hehe… Nama miniCutee (baca: mini kyuti) dipilih
karena waktu awal dulu saya senang membuat produk yang mini-mini. Membuat
sesuatu yang kecil itu suatu tantangan tersendiri, makin kecil makin susah. Mengguntingnya
harus hati-hati, menjahitnya juga tidak boleh terlalu rapat, harus telaten. Nah
karena awal waktu itu saya banyak membuat yang kecil dan lucu itu, maka muncullah
nama mini dan cute disambung menjadi miniCutee..
Fiona
sendiri sejak kapan mulai aktif dengan handmade? Apa nih pemicunya?
Pertengahan 2008. Waktu itu saya masih bekerja di salah satu
perusahaan IT. Ketika hamil dan dokter
menyatakan bahwa saya harus bed rest, maka saya mencoba mencari kesibukan yang bisa
saya lakukan tanpa harus mondar mandir. Teringatlah saya akan kerajinan flanel
yang saya kenal sejak SMA. Ketika berhasil membuat satu boneka kecil untuk
gantungan kunci, saya melihat kok hasilnya lucu ya, hahaha... seneng banget. Maka saya pun ketagihan. Iseng-iseng saya memamerkan
hasil karya saya di blogspot, itu pun dengan bantuan adik saya. Ternyata banyak
yang tertarik dan ada yang memesan. Dapat orderan pertama itu rasanya....wuiiih,
seneng banget, hehe… Saya percaya bahwa ini adalah jalan yang diberikan Tuhan
pada saya. Dulu saya bercita cita, kelak kalau saya punya anak, saya akan
berhenti dari pekerjaan saya di kantor, saya mau urus anak saya sendiri.
Apa
nih konsep yang diusung oleh Fiona dalam tiap karya-karyanya?
Tidak ada konsep
tertentu karena saya lebih cenderung membuat karya sesuai permintaan pelanggan.
Yang jelas semua yang saya hasilkan harus rapi dan harus dikerjakan dengan hati
yang bersuka cita. Ini sangat berpengaruh dengan hasilnya.
Ceritain
dong strategi yang digunakan Fiona untuk memperkenalkan miniCutee kepada
khalayak…
Wah strategi apa ya… Awalnya hanya bermodalkan blog, lalu
facebook, Fans Page. Sering-sering memanerkan karya dan juga proses
pembuatannya. Setiap selesai mengerjakan
pesanan pamerkan, ceritakan di blog selebihnya biarkan produk berbicara. Gabung
dengan group-group pecinta kerajinan tangan juga sangat membantu. Oh ya, dan
juga ikut bazaar serta mengadakan workshop.
Namun saya baru dua kali ikutan bazaar karena saya masih lebih banyak
mengerjakan pesanan yang masuk daripada mengejar jumlah stock. Yang terakhir
dan terpentin. melibatkan Tuhan dalam setiap proses berkarya. Ketika kita
membiarkan Tuhan memegang kendali, menjadi coordinator project, maka semuanya
menjadi luar biasa.
miniCutee
sendiri apa nih kelebihan yang dimiliki dari setiap karya-karyanya?
Rapi, detil, warna
warna yang kontras, produk produk yang memiliki wajah, memiliki wajah yang
lucu. Banyak yang bilang sulaman wajah yang dibuat miniCutee sangat cantik dan
rapi.
Tips
agar bias terus mengembangkan inovasi?
Banyak menggali
inspirasi dari mana saja. Internet,
buku-buku kerajinan, alam sekitar. Berlatih menggunakan bahan yang saya
punya tanpa harus membeli bahan tambahan memaksa kita untuk kreatif dan
mengembangkan ide-ide baru.
Hal
paling menyenangkan apa yang didapat oleh Fiona selama aktif di dunia handmade?
Yang paling menyenangkan
adalah ketika karya yang dibuat memuaskan hati pelanggan. Apalagi mereka menjadi bangga memiliki produk
buatan kita. Juga ketika karya kita menjadi inspirasi bagi banyak orang.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar