Bermula dari kecintaan pada kertas dan karya-karya scrapbook nan unik,
Crafter yang satu ini lalu mulai merambah berbagai bentuk karya handmade untuk
ditekuni. Bagi seorang Maria Magdalena, membuat karya handmade bukan sekadar
memuaskan diri sendiri atau memenuhi keinginan konsumen. Lebih jauh lagi,
bekerja handmade adalah bekerja untuk Tuhan, bekerja demi karya yang
sebaik-baiknya.
Halooo Mbak Maria… Gimana, nih, kabar dunia
craft di timur pulau Jawa… hehe…
Craft di Jawa Timur lumayan variatif. Berbagai jenis craft bisa ditemui
di sini. Minat masyarakat terhadap produk handmade juga cukup tinggi
loh... terutama di Sidoarjo tempat saya tinggal. Tapi mereka juga masih price-minded.
Masih tidak berminat dengan handmade berharga mahal, hehe...
Oh, ya. Pada awalnya, kan, LimeLeaves bikin
scrapbook. Gimana, nih, ceritanya sampai bisa berkembang dan bikin
karya-karyanya jadi beragam?
Begini, dulu saya memang mendalami craft kertas, karena itu yang
paling saya bisa. Saya juga suka seni yang menghias, akhirnya saya mendalami
scrapbook. Waktu itu saya belum bisa menjahit dengan mesin dan belum punya
mesin jahit. Lalu, ketika kondisi ekonomi membaik saya mulai membeli mesin
jahit dan belajar menjahit dari ibu saya. Puji Tuhan sekarang sudah bisa bikin
berbagai model dompet, tas, baju anak, baby boots, dan lain-lain sesuai pesanan
dengan mesin jahit saya.
Kalau Mbak Maria sendiri gimana melihat
peluang para crafter di dunia handmade?
Sebenarnya, peluang bisnis handmade itu sangat bagus. Banyak
orang yang butuh barang handmade, mengapa? Karena barang handmade
itu bisa dibuat sesuai kebutuhan atau kondisi pemesannya. Sayangnya, banyak
juga handmade yang dibuat ala kadarnya, tidak memperhatikan kualitas.
Misalnya jahitannya miring-miring, mudah lepas, dsb. Atau kalau scrapbook itu
ya lemnya gampang lepas, atau pakai kertas yang tidak acid free dan linin
free, ini bisa bikin gambar atau motif kertas itu mudah pudar dalam waktu
singkat. Dengan adanya handmade yang ala kadarnya seperti ini, tentu
akan mempengaruhi pandangan orang terhadap handmade lain. Masyarakat
umum jadi meragukan kualitas barang yang diberi label “handmade”. Tapi
walau begitu banyak juga yang memperhatikan kualitas handmade-nya,
dijahit dengan rapi dan dibuat dengan penuh pertimbangan pada kualitasnya.
Apa yang menjadi keunggulan dari
produk-produk LimeLeaves?
Selama ini sebetulnya saya tidak mengunggulkan satu produk atau
ciri-ciri produk saya, tapi karena LimeLeaves sudah banyak konsumen dan dari
mereka saya banyak mendapatkan feedback, maka saya tulis feedback
mereka saja ya. Keunggulan produk LimeLeaves ada pada jahitan yang rapi dan
kuat, serta pemilihan model dan asesoris yang tepat sesuai selera konsumen. Kalau produk andalan, yaitu tas organizer, sebuah tas yang bisa nampung
banyak benda di kantung-kantungnya, sehingga pemakainya tidak kesulitan untuk
mencari barang-barang kecil di dalam tasnya (misalnya kunci, kartu, koin,
bahkan HP). Tas ini juga cukup untuk membawa laptop dan botol minum.
Gimana cara Mbak Maria mensiasati agar
produk-produk LimeLeaves tidak monoton dan selalu bikin penasaran, hehe…
Tentunya dengan inovatif membuat model-model yang menarik, tidak
pasaran, dan sesuai kebutuhan pemesan, juga menyediakan bahan-bahan dengan
motif yang up-to-date.
Apa, nih, motto atau kata-kata sakti yang
menjadi penyemangat Mbak Maria dalam berkarya?
Bekerjalah seperti untuk Tuhan, bukan untuk manusia belaka, sebab dengan
begitu saya akan bekerja dengan sebaik-baiknya. Bekerja bukan hanya tentang
memproduksi barang, juga bukan hanya tentang supaya barang itu laku dan
menghasilkan uang. Tapi yang terutama adalah bagaimana kita bekerja dengan
jujur, tidak serakah dalam menentukan profit, tidak melanggar hak kekayaan
intelektual orang lain, dan dengan rendah hati. Bekerja di LimeLeaves adalah juga
sarana pembelajaran karakter untuk saya pribadi. Dan saya senang karena selama tiga
tahun bersama LimeLeaves ini saya bisa
banyak belajar tentang karakter saya pribadi.
Target LimeLeaves tahun ini?
Targetnya tidak muluk-muluk, hanya berharap bisa memenuhi kebutuhan handmade
dari lebih banyak orang yang haus akan benda-benda fashion yang sesuai
dengan kebutuhan dan kondisi mereka.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar