Para perajut mungkin
adalah sejenis manusia yang selalu ada keseharian. Selalu ada di segala masa.
Pun demikian perajut yang satu ini. Melalui Lavata, Prafika Phasa a.k.a Fika membenamkan
semua mimpinya melalui warna-warni benang yang sangat ia gemari. Mau mulai
belajar merajut? Cek pergosipan kami di bawah ini!
Apa
yang bikin fika tertarik dengan rajut-merajut?
Aku suka dengan
warna-warni benangnya. Hanya dari seutas benang kita bisa membuat banyak bentuk
dari kait mengait dan itu full hanya menggunakan dua tangan. Jadi pertama
belajar pas SD waktu melihat ibu membuat pesanan peci rajut. Oleh ibu Cuma
diajarin rantai dan membuat tusukan. Setelah lulus sekolah, baru tahu kalau
benang untuk rajut itu buaaaanyaak bgt... Hasil rajutan macam-macam banget
hasilnya dan bisa berbagai motif. Baru di situ aku belajar lebih dalam, belajar
tentang nama-nama tusukan.
Rajutan
apa aja, nih, yang Fika buat dengan Lavata-nya?
Paling banyak bros
rajut. Terus buat taplak square warna-warni, bandana rajut, dan topi rajut
model afika untuk anak-anak. Untuk sekarang lagi ngerjain tas handphone, pouch,
dan tas selempang.
Apa
ciri kece yang ada pada setiap karya Lavata?
Produk lavata
memberikan hiasan dari rajutan berupa bintang bunga dan pita. Padu padan
warnanya juga disesuaikan tema dirajut dg sepenuh hati, jadi hasil rajutannya
rapat dan kencang, enggak asal-asalan.
Keceeeeee,
hehe… Oh, ya. Inovasi seperti apa yang akan direncanakan Lavata di masa depan?
Rencana ingin fokus di
tas rajut yang dipadupadankan dengan batik dan kain tenun, juga kain katun
jepang yang bermotif. Sekarang mau belajar dulu gimana menggabungkan rajut dengan
kain biar rapi. Satu lagi, ingin menggeluti dunia amigurumi.
Menurut
kmu, apa hal paling sulit ketika mau memulai belajar merajut?
Kalau dari pengalaman
saya, bergantung individunya. ada yang sekali diajarin tangannya langsung
lentur. Hal yang paling sulit pas pertama megang hak dan benangnya. Terus sama
ngitung banyaknya variasi tusukan.
Kalau
begitu, apa yang harus jadi perhatian utama ketika seseorang mulai belajar
merajut?
Pertama yang harus
disiapkan kesabaran karena kalau pertama banget pegang hak terasa susah. Harus terus
berlatih terus buat ngelemesin tangan. Latihan rantai terus diulang-ulang, lanjut
ke tusuk single, terus dan terus sampai tangannya bisa lemes ngerajut. Baru dari
sana dikembangin. Yang penting dasarnya kita sudah bisa, pasti buat ngembanginnya
jadi gampang.
The
wildest dream yang dimiliki seorang Fika dengan Lavata-nya?
Bisa membuat rumah
rajut yang memajang kreasi rajutan dan memberikan pelatihan rajut. Punya banyak
pegawai rajut dan diliput banyak media. Dan untuk tas mix-nya bisa sampai go
international, amiiiiin…




Tidak ada komentar:
Posting Komentar