Dari bara matahari nun
jauh di Sidoarjo, Niar sang penggagas Kenisha Craft terus menelurkan karya. Bersama
Komuter Ijo, sebuah komunitas crafter di Sidoarjo, bagian timur Jawa yang
selama ini terkesan adem ayem dalam kegiatan craft mulai menampakkan gejolak
ber-handmade. Semakin banyak karya semakin bagus, demikian mungkin motor yang
dimiliki Kenisha Craft. Yap, memilih untuk terus belajar, Kenisha Craft terus
menciptakan kreasi-kreasi baru nan menawan.
Halo
Kenisha… Apa kabar, nih, dunia handmade di timur pulau Jawa, hehe…
Halo juga... Wah, di sini
dunia handmadenya makin rame aja, makin banyak pendatang baru dan makin banyak
kreasi kreasi baru.
Kenisha
sendiri sudah semenjak kapan aktif berhandmade ria?
Kisahnya berawal pada
suatu hari, hehehe… Sebenarnya mulai bisa jahit sejak kuliah, lalu karena
kesibukan kuliah dan kerja saya tinggalkan dunia menjahit. Keinginan untuk
kembali berkarya muncul lagi saat hamil anak pertama. Saya mulai bikin tas dan
dompet kemudian mulai saya coba untuk dititipin di toko-toko tas di dekat
rumah, tapi produk buatanku kalah bersaing dengan produk pabrikan yang notabene
lebih murmer. Akhirnya aku kembali vakum. Nah, setahun yang lalu aku ketemu
dengan beberapa crafter. Dari seringnya curhat dan ngobrol bareng akhirnya kita
bikin komunitas crafter sidoarjo atau lebih terkenal dengan sebutan Komuter
Ijo. Dari Komuter Ijo inilah aku terpacu untuk berkarya kembali apalagi teman-teman
di Komuter selalu memberi dukungan dan semangat, akhirnya jadilah sekarang
Kenisha Craft.
Apa
aja karya yang dibuat oleh Kenisha?
karena aku masih pakai
sistem made by order, jadi karya yang dibuat bermacam macam tapi semua masih
berhubungan dengan menjahit, mulai tas, dompet, pouch, baby stuff, bahkan
dress. Tapi kenisha sendiri pengen lebih fokus sama organiser seoerti tas,
dompet, dan sejenisnya.
Gimana
proses kreatif yang dijalani Kenisha sehingga idenya untuk berkarya enggak
mentok?
Rajin belajar, hehe… Aku
ini tipe orang yang suka belajar dan mencoba hal hal baru. Belajar bisa dari
mana saja, dari buku, internet, dari orang lain, bahkan pas jalan jalan bareng
suami juga bisa sambil belajar. Saya ini juga penggemar berat crafter jepang,
karyanya mendunia dan menginspirasi sekali, jadi aku juga belajar dari buku-buku
mereka.
Kalau
Kenisha sendiri apa, nih, keunikan yang dimiliki dari karya-karyanya?
Sebenarnya
produk-produk Kenisha hampir sama dengan yang lain cuma sekarang yang mau saya
jadikan ciri khas di kenisha adalah renda. Saya sangat suka dengan renda jadi
saya selalu memberikan renda sebagai aplikasi tambahan buat produk-produk saya.
Menurut
Kenisha, apa sebenarnya yang seharusnya menjadi dasar dan pegangan utama para
crafter dalam berkarya?
Dasar dan pegangan
utama para crafter menurut saya adalah kecintaan dan kreativitas, jadi
mencintai apa yang dikerjakan. kalau kita sudah suka dengan apa yang kita
kerjakan maka kita akan mengerjakan dengan sepenuh hati dan gak asal asalan.
Kalau kreativitas, setiap crafter harus selalu mengembangkan kreativitasnya,
jangan hanya terpaku pada satu jenis craft saja karena itu akan mematikan
kreativitas kita. Semakin banyak mencoba maka akan semakin banyak hal baru yang
bisa memacu kreatifitas kita.
Keinginan
yang ingin diwujudkan oleh Kenisha di masa mendatang?
Kalau keinginan yang
bersifat pribadi saya ingin Kenisha ini akhirnya berkembang lebih besar lagi,
bisa punya butik dan akhirnya bisa go international. Saya juga ingin memberikan
pelatihan crafting bagi ibu-ibu atau remaja putri bersama Komuter Ijo dengan
harapan mereka bisa menjadikan keterampilan yang sudah diperoleh untuk membantu
suami dengan bekerja di rumah jadi enggak perlu meninggalkan anak dan keluarga.
Twitter @KenishaCraft
Path : kenisha craft




Tidak ada komentar:
Posting Komentar