Rubrik On Day Monday merupakan sindikasi Tobucil Handmade dan Nest of Ojanto untuk bertukar kabar dari Bandung dan Yogjakarta.
Masih ingat kan dengan kelas paper-quilling yang digelar di Play Your Magic Hands minggu kemarin? Di situ kita berkenalan dengan Brinalloy sebagai mentor paper-quilling yang mengajarkan kita tentang seni menggulung kertas. Perkenalan yang hanya selintas itu rasanya belum cukup menuntaskan rasa penasaran saya dengan seni ini. Untuk itu kali ini saya mengajak teman-teman untuk mengenal Brinalloy lebih dekat, up close and personal di On Day Monday
Obrolan kami kemarin sore dibuka dengan sedikit cerita tentang nama uniknya. Sambil mulai menggulung-gulung kertas Brinalloy bercerita tentang arti namanya, yaitu campuran tembaga yang membentuk pipa. Arti yang unik dari nama yang juga unik, seunik hobinya menggulung-gulung kertas dan menjadikannya bentuk-bentuk kecil nan lucu.
Brinalloy, yang lebih akrab dipanggil Beje sudah menjadikan kegiatan kerajinan tangan sebagai hobinya. Ilmu tentang kerajinan tangan banyak didapatnya lewat pelajaran Kerajinan Tangan dan Kesenian ketika duduk di bangku Sekolah Dasar. Beberapa yang sering dilakukannya seperti krisik, dan mengolah manik-manik menjadi gelang, kalung atau gantungan kunci. "dari satu benda bisa dijadikan macem-macem, dari satu bahan bisa menjadi barang-barang unik yang long lasting" ujar Beje tentang apa yang paling disukainya dari kegiatan kerajinan tangan.
Tentang paper-quilling, ternyata seni ini sudah dikenal Beje sejak SMA di Samarinda. Ketika itu Beje mengaku belum mengetahui nama dari seni menggulung kertas ini, bahkan dia belum pernah menemukan seni ini sebelumnya. Tangan kreatifnya lah yang mulai iseng menggulung-gulung kertas dan membentuknya menjadi sebuah bentuk bunga. Bahan-bahan yang digunakan Beje ketika itupun masih sangat sederhana. Lembaran-lembaran kertas manila berwarna-warni dipotong-potongnya sendiri dan dijadikan sebagai bahan utama membuat karya paper-quilling sederhana. Lebih lanjut baca di sini.
Masih ingat kan dengan kelas paper-quilling yang digelar di Play Your Magic Hands minggu kemarin? Di situ kita berkenalan dengan Brinalloy sebagai mentor paper-quilling yang mengajarkan kita tentang seni menggulung kertas. Perkenalan yang hanya selintas itu rasanya belum cukup menuntaskan rasa penasaran saya dengan seni ini. Untuk itu kali ini saya mengajak teman-teman untuk mengenal Brinalloy lebih dekat, up close and personal di On Day Monday
Obrolan kami kemarin sore dibuka dengan sedikit cerita tentang nama uniknya. Sambil mulai menggulung-gulung kertas Brinalloy bercerita tentang arti namanya, yaitu campuran tembaga yang membentuk pipa. Arti yang unik dari nama yang juga unik, seunik hobinya menggulung-gulung kertas dan menjadikannya bentuk-bentuk kecil nan lucu.
Tentang paper-quilling, ternyata seni ini sudah dikenal Beje sejak SMA di Samarinda. Ketika itu Beje mengaku belum mengetahui nama dari seni menggulung kertas ini, bahkan dia belum pernah menemukan seni ini sebelumnya. Tangan kreatifnya lah yang mulai iseng menggulung-gulung kertas dan membentuknya menjadi sebuah bentuk bunga. Bahan-bahan yang digunakan Beje ketika itupun masih sangat sederhana. Lembaran-lembaran kertas manila berwarna-warni dipotong-potongnya sendiri dan dijadikan sebagai bahan utama membuat karya paper-quilling sederhana. Lebih lanjut baca di sini.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar